Politik

Ahmadiyah Tak Hadiri Undangan Sekda ???

REDAKSIBERITA.COM Garut.- Sekretaris Daerah Kab. Garut, memanggil pengurus Jemaat Ahmadiyah Kab. Garut terkait aktivitas/kegiatan Jemaat AhmAdiyah di Kab. Garut. rapat di pimpin oleh Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kab. Garut (Drs. Wahyudijaya., M.Si), serta dihadiri tokoh-tokoh Ormas Islam dan OKP sebanyak 19 Orang dan anggota Jemaat Ahmadiyah sebanyak 5 Orang, diantaranya :Kasat Intelkam Polres Garut (Dani Satriana) Kasi Intel Kejari Garut (Dody) Jili Gojali (Kabid Wasdin Bakesbangpol Garut), Ketua MUI Garut (Ceng Munir),Kasi ketahanan Seni, Budaya, Agama, Kepercayaan dan Ormas (Mukti) acara tersebut di hadiri pula oleh Iman Faturochman(Persis Garut), H Dodo Hudaya (Muhamadiyah), Dodo Hudaya (Parmusi), Ihin Solihin ( LSM BERGERAK), H. Harun ( KSBI), H Imam Taufiq ( At-Tamam), Apar Rustam ( Segi), Alit Rahmat ( Forum Dakwah), Rudy ( Formag) hadir pula dari FPI Ust Sulaiman, MUI Garut H Bunyamin dan Kepala Divisi Hukum MUI Garut (Mahyar Swara)

Pada kesempatan itu pula Dari Pengurus Jemaat Ahmadiyah Kab. Garut, diantaranya Fadlan Husban., SPI, Mansoor Ali, Rahmat Syukur, Cecep,T. Wahyu, namun disayangkan pengurus Jemaat Ahmadiyah Kab. Garut tidak menghadiri rapat bahwa mereka (Pengurus JAI Kab. Garut) menilai bahwa dengan komposisi peserta rapat akan berujung pada penghakiman sehingga mereka memilih untuk tidak menghadiri rapat. Namun mereka bersedia untuk dipanggil kembali oleh Tim Bakorpakem, Tim Penanganan Jemaat Ahmadiyah Kab. Garut untuk dilakukan klarifikasi terkait pemasangan spanduk.

Ketua MUI Garut (Ceng Munir) mengatakan
Sesuai dengan surat yang dikeluarkan dari MUI Garut terkait pemasangan Spanduk yang dilakukan oleh Pengurus JAI An-Nasir Garut bukan merupakan delik aduan tapi itu harus sudah masuk ke ranah pengadilan karena telah terbukti melanggar SKB 3 Menteri dan pergub 12 Tahun 2011 tentang larangan bagi Jemaat Ahmadiyah. Kata Ceng Munir

Ada 2 (dua) hal yang perlu dilakukan terkait penanganan Jemaat Ahmadiyah di Kab. Garut sambung Ketua MUI diantaranya
– Tim membuat usulan kepada Pemerintah Pusat untuk membubarkan Organisasi Jemaat Ahmadiyah Indonesia, serta berkoordinasi dengan Kabupaten / Kota lainnya untuk membuat usulan pembubaran Organisai Jemaat Ahmadiyah Indonesia.

Persoalan Ahmadiyah tidak hanya dapat ditangani secara parsial di daerah tapi perlunya juga sikap ketegasan dari Pemerintah Pusat untuk membubarkan organisasi JAI lanyaknya pembubaran HTI, sehingga tidak akan terjadi konflik di tingkat bawah, Pungkas Ketua MUI

Laporan Ahmad77

Related Articles

Close