PANGKALPINANG, REDAKSIBERITA – Akses jalan menuju Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Belinyu, Kabupaten Bangka menjadi salah satu keluhan masyarakat kepada Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangka Belitung (Babel) Maryam, ketika melakukan reses masa sidang I tahun 2025.
Berdasarkan hasil reses itu, persoalan akses jalan di SMA Negeri 1 Belinyu ini memang telah berlarut, bahkan tak kunjung terselesaikan hingga awal tahun 2025 ini.
“Padahal jalan dimaksud menjadi satu-satunya akses para siswa/siswi untuk masuk ke sekolah,” kata Kepala Sekolah SMAN 1 Belinyu Willem kepada Maryam, Jumat (17/01/2025).
“Kami juga sudah mengajak bendahara menghitung anggaran untuk diperbaiki sekitar Rp700 juta. Namun tidak bisa dilaksanakan juga akhirnya,” ungkap Willem.
Oleh karenanya, Willem berharap apa yang disampaikan kepada Maryam dapat diperjuangkan, sehingga para siswa-siswi dapat merasa lebih nyaman ketika ingin memasuki pekarangan sekolah.
Kedua, lanjut Willem, yang menjadi urgent yaitu belum adanya fasilitas Drum Band di SMAN 1 Belinyu. Padahal menurut dia potensi anak-anak di sekolah yang dipimpinnya ini sangatlah mempuni, sehingga diharapkan apa yang disampaikan ini dapat betul-betul direalisasikan dalam waktu dekat ini.
“Karena SMA Riau Silip dulu, saya membangun Drum Band cuma modal Rp8 juta, kenapa disini kita tidak bisa kan? Karna Drum Band yang lama tidak masuk aset bu jadi tidak bisa kami merawatnya. Jadi kami sepakat dua itu lah yang menjadi urgent kami,” tukasnya.






