Animo Tinggi Masuk ke SMA Masih jadi Tujuan Lanjutkan Pendidikan di Bangka Belitung

Anggota DPRD Bangka Belitung, Narulita Sari. (Foto: Ist/ Media JMSI//)

PANGKALPINANG, REDAKSIBERITA – ‎Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Narulita Sari mengungkapkan tingginya minat pelajar melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA di Bangka Belitung belum terakomodir sepenuhnya.

Kondisi tersebut memang masih menjadi salah satu persoalan yang banyak dikeluhkan masyarakat selama pelaksanaan SPMB 2026, namun ia tetap memberikan apresiasi kepada Dinas Pendidikan Babel yang dinilai telah mengawal proses SPMB tahun ini dengan baik.

Bacaan Lainnya

‎Tingginya animo siswa memilih SMA dibandingkan SMK menjadi penyebab utama terbatasnya daya tampung di sejumlah SMA Negeri.

Hal itu terlihat saat ia melakukan kunjungan kerja ke Desa Puding, Kabupaten Bangka, pihaknya bahkan menemukan sebanyak 106 calon siswa belum tertampung akibat keterbatasan rombongan belajar.

‎”Banyak anak-anak tidak tertampung di SMA terutama di Pangkalpinang. Di Desa Puding kami kunjungan itu tidak tertampung 106 anak, tapi sudah dapat solusi akan dibuka rombongan belajar baru hanya saja kepala sekolah meminta fasilitas kursi sama meja, itu harus kita pikirkan nggak mungkin kita minta ke orangtua kan untuk kursi meja, itu kita minta Pemprov Babel lengkapi kekurangan itu,” kata Narulita, Kamis (2/7/2026).

‎”Sudah dijelaskan juga oleh Kepala Dinas Pendidikan bahwa SMK masih banyak kuota yang belum mencukupi, masih kurang muridnya, SMKN 4 Pangkalpinang, SMKN 2 Pangkalpinang juga ada beberapa jurusan yang masih kurang, SMKN 3, SMKN 5, jadi anak-anak kita tuh lebih berminat ke SMA,” tuturnya.

‎Narulita menambahkan, tingginya minat masuk SMA juga terjadi di SMAN 5 Pangkalpinang, sekolah yang untuk pertama kalinya membuka tiga rombongan belajar itu juga masih belum mampu menampung seluruh pendaftar.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *