PANGKALPINANG, REDAKSIBERITA – Aksi penjarahan aset di smelter SJI di kawasan TPI Ketapang, Kecamatan Bukit Intan Pangkalpinang, terus bergerak secara masif.
Berdasarkan informasi yang diterima jejaring media ini Selasa (30/6/2026), setelah ribuan ton Sisa Hasil Pengolahan (SHP) timah berupa tailing dan zirkon, giliran aset berharga lainnya yang dibidik pada pelaku.
Termasuk SHP lain seperti kerak, lempengan timah di eks tanur penggorengan smelter turut menjadi target para penjarah, termasuk sisa abu yang masih memiliki nilai jual cukup tinggi.
Terbaru, para penjarah membidik ratusan ton besi di smelter milik Ateng tersebut, informasi yang diperoleh saat ini, sejumlah orang tengah sejak siang hingga malam berada di dalam smelter SJI.
Mereka secara terang-terangan mencuri tiang-tiang pancang smelter. Bahkan, mereka telah mempersiapkan peralatan seperti mesin blender untuk memotong besi yang beratnya ditaksir kurang lebih ratusan ton.
“Siang sampai sore kemarin di dalam smelter SJI itu ada orang bekerja motong besi. Mesin blender dan sejumlah pekerja masih berada di sana,” kata sumber jejaring media ini.
Bahkan, sang big bos yang bakal menadah besi hasil curian tersebut sore tadi turut berada di lokasi smelter SJI. Tak hanya menjarah besi, namun sejumlah aset seperti mobil power klip juga diembat pencuri.
“Yang nadah bos besi jalan Selan, sore kemarin masuk ke dalam smelter mantau orang bekerja. Selain besi, mobil power klip juga habis diangkut semua,” sambung sumber.
Sementara Kapolsek Bukit Intan, AKP Apriansyah belum menjawab konfirmasi jejaring media ini. Termasuk soal hasil penggerebekan dan pemasangan police line di smelter SJI beberapa waktu lalu.
Sebelumnya awak media juga sempat melakukan upaya konfirmasi dengan cara datang ke Polsek Bukit Intan, namun Kapolsek belum bisa ditemui dengan dalih masih ada tugas lain.
Diberitakan sebelumnyaÂ
Police line atau garis polisi yang terpasang persis di depan gerbang utama Smelter PT SJI di jalan Raya TPI Ketapang, Kecamatan Bukit Intan, Pangkalpinang raib.






