Berita di Tiktok Terkait Penganiayaan dan Pungli di Lapas Narkotika Pangkalpinang, KPLP Dedy Cahyadi: Tidak Berdasar dan Tidak Benar atau Hoaks

Pihak Lapas Narkotika Pangkalpinang mengklarifikasi bahwa berita yang ada di Tiktok terkait penganiayaan dan pungli tidak benar atau hoaks. (Ist/ Humas//)

PANGKALPINANG, REDAKSIBERITA -Beredar kabar dalam sebuah akun tiktok info warga yang menuding Lapas Narkotika Kelas llA Pangkalpinang, dengan dugaan melakukan penganiayaan terhadap warga binaan yang tak bayar koordinasi sewa handphone.

Tidak itu saja, narasi yang di tulis di dalam tiktok tersebut bahwa Lapas Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang adalah sarang pungli, terkait hal yang telah dilakukan dari sebuah akun tiktok tersebut adalah hal yang tidak berdasar, tanpa ada bukti dan fakta atau fitnah.

Bacaan Lainnya

Pihak Lapas Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang mengklarifikasi, agar berita dan kabar hoax tersebut bisa di tepis dengan sanggahan terhadap narasi yang sengaja menjatuhkan Lapas Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang tanpa ada dasar dan fakta.

Kepala Pengamanan Lapas Narkotika Kelas IlA Pangkalpinang, Dedy Cahyadi menjelaskan terkait hal tersebut bahwa semua itu tidaklah benar, bahkan sengaja dibuat oleh orang yang tidak bertanggung jawab dengan narasi yang tidak bersumber dan sengaja ingin menjatuhkan kinerja Lapas Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang.

” Itu semua tidak benar,” tegas Dedy Cahyadi, pada Rabu (2/4/2025).

Ia menjelaskan bahwa tidak ada nama warga binaan atas nama Amat Amrulloh, pihaknya pun sudah cek di data registrasi tidak ada nama tersebut.

Kemudian, tidak benar di Lapas Narkotika Kelas IIA Pangkalpinang sarang pungli, karena lapas sudah meraih predikat WBK (wilayah bebas korupsi) dari Kemenpan – RB, termasuk bersih dari pungutan liar tahun 2024.

“Dan tahun 2025 ini kami mempertahankannya,” jelasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *