Pemerintahan
Trending

Bupati Garut H.Rudy Gunawan Meresmikan Jembatan Baru Maktal II di Tarogong kidul

REDAKSIBERITA.COM, Garut – Saat peresmian Jembatan Baru Maktal II, Tarogong Kidul kabupaten Garut, 11 prasasti yang ditandatangani oleh Bupati Garut H Rudy Gunawan diantaranya Jembatan Maktal II, Jembatan Ampel, Rehabilitasi Puskesmas Sukaraja, Pembangunan Gedung Perawatan Puskesmas Kersamenak, Gedung Instalasi Farmasi, Peningkatan ruas jalan Limbangan – Margamukti, Peningkatan ruas jalan Bantar peundeuy – Cilaut, Pembangunan Balai Penyuluh Pertanian, Pembangunan / Dam parit desa Cihikeu Bungbulang, pembangunan jalan usaha tani desa.Cinta Karangtengah dan Rehabilitasi Ruang Belajar SDN 2 Cilawu dari Proyek pembangunan inspastuktur tahun anggaran 2018. Rabu ( 27/02/2019).

Hadir dalam kegiatan tadi kepala Badan kordinasi pemerintah dan pembangunan wilayah IV, Wakil Bupati Garut, Dandim 0611/Garut Letkol Inf Asyraf Aziz, para pejabat dilingkungan pemerintah kabupaten Garut,sekda kabupaten Garut. Para alim ulama, pimpinan parpol, OKP dan para tokoh masyarakat.

Bupati Garut H.Rudy Gunawan mengatakan bahwa peresmian ini menjadi bukti kepada masyarakat Garut atas kinerja Pemkab Garut dalam melaksanakan kegiatan pembangunan di daerah Garut, ” ucap Rudy kepada awak media

” Kebanggaan, kebahagiaan dan rasa syukur terutama terkait dengan terwujudnya secara nyata komitmen pemerintah daerah, dalam rangka peningkatan fasilitas yang akan dimanfaatkan bagi kepentingan pelayanan publik maupun peningkatan kesejahteraan masyarakat.”

Bupati Rudy pun berharap, agar seluruh proyek pembangunan infrastruktur tahun Anggaran 2018 yang pada hari ini diresmikan dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat kabupaten Garut, ” tuturnya.

” Semoga pembangunan yang sudah dilaksanakan ini dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, terlepas dalam pengerjaannya dilapangan ada yang merasa puas atau tidak, tetapi ke depan kita akan berupa lebih baik lagi”

Semua pekerjaan yang telah dilaksanakan diakuinya sangat jauh dari kata memuaskan, tetapi apapun kecurangan dan ketidak profesionalnya pemborong jangan membuat kita menjadi lemah, ” tegas Rudy

” Justru ini akan menjadi pendorong kita agar lebih hati – hati dalam memberikan pekerjaan kepada pengusaha secara seletif, jangan seperti pemborong yang melaksanakan kegiatan pengerjaan Pasar Leles yang ternyata kere ( Tidak bermodal )” ujarnya.

Lanjutnya, Pemborong – pemborong yang di luar Garut ternyata tidak menjamin profesional dalam kinerjnya.

” Untuk itu, ke depan kita akan upayakan proyek – proyek yang ada di kabupaten Garut dilaksanakan oleh pengusaha lokal, dengan kualifikasi sesuai aturan, nanti kita komunikasikan dengan Kadin Garut”, pungkasnya. ( A. Solihin )

Editor Ahmad77

Related Articles

Close