Diduga Dianiaya Santri Lain, HZ Alami Sejumlah Luka Memar dan Masuk Rumah Sakit

Orang tua santri ketika melapor ke SPKT Polda Babel, terkait dugaan penganiayaan yang menimpa anaknya. (Foto: Ist//)

PANGKALPINANG, REDAKSIBERITA – Duni pendidikan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) kembali tercoreng, setelah ada dugaan terjadinya tindakan penganiyaan oleh sejumlah santri di Pondok Pesantren Daarul Abroor di Kabupaten Bangka.

Berdasarkan informasi yang diterima jejaring media ini, peristiwa terjadi pada Sabtu (11/4/2026) akibat tindakan tersebut salah seorang santri HZ (16) menderita benjol dan memar di bagian kepala, memar dibagian perut, dada dan punggung, serta luka memang di bahu kiri hingga harus mendapatkan perawatan di rumah sakit di Kota Pangkalpinang.

Bacaan Lainnya

Orang tua santri yakni SU (45) warga Desa Kace, Kecamatan Mendo Barat, Kabupaten Bangka pun melaporkan hal itu ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Kepolisian Daerah (Polda) Babel.

Terkait adanya hal itu dibenarkan Kabid Humas Polda Babel, Kombes Pol Agus Sugiyarso ketika dikonfirmasi media ini, menegaskan bahwa benar adanya laporan tersebut.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *