Ekonomi

Doni Anggota DPR RI Sosialisasikan Perpres No 43 Dan Kepmen ESDM Di Hotel Santika Kab Garut

REDAKSIBERITA.COM – Sosialisasi Peraturan Presiden Nomor 43 tahun 2018,dan keputusan Menteri ESDM nomor 1851 K/15/MEM/2018 perubahan atas PRRPES nomor 191 tahun 2014 tentang penyediaan pendidtribusian dan harga jual eceran Bahan Bakar Minyak yang di Laksanakan di hotel Santika Jl Cipanas Kec Tarogong Kaler Kabupaten Garut. ( 25/10/2018)

Acara sosialisasi peraturan presiden dan Keputusan Menteri ESDM ini di hadiri oleh Inspektorat Jendral serta BPH MIGAS, Pertamina dan Mahasiswa / Mahasiswi Universitas Garut ( Uniga). Yang menjadi Narasumber dalam sosialisasi tersebut adalah Anggota DPR RI Komisi VII Doni Maryadi Orkon

Sebetulnya Pertamina sudah punya program tapi belum bergema ada salah satu program Pertamina yang bekerjasama dengan bumdes yang di Laksanakann oleh Pertamina untuk mengantisipasi dalam harga Pertamina dalam satu harga,
Kita semua tahu bahwa vareatif harga pom mini ini yang cenderung lebih mahal dan sebetulnya rugulasi pom mini itu belum jelas masih abu abu kalau lah ada kejadian di pom mini itu bukan tanggung jawab Pertamina, katanya

Maka dari itu Pertamina bekerjasama dengan bumdes akan membuat Pom Sub Penyalur untuk mengantisipasi harga jual pom mini sama dengan harga jual SPBU

Pengembangan kilang GRR dan RDMB mengembangkan fasilitas yang sudah meningkatkan hasil produksi dan kalau GRR itu membuat baru membangun kilang baru.

Perlu kita ketahui 1,6-1,7 barrel perhari sedangkan produksi kita 600 ribu barrel itu adalah leafting ( mengambil dari bumi) minyak mentah dan minyak mentah ini 600-700 barrel per hari dari 600-700 barrel itu semua tidak di produksi disini sebagian di jual ke luar karena kilang kita tidak mampu memproduksi tidak sesuai dengan kilang kita, kapasitas kilang kita perhari 1 juta barel dan sisanya kita import ke luar.

Makanya kita harus mengembangkan kilang agar bisa mengakomodir semua minyak mentah agar bisa di produksi.

Indonesia ini adalah salah satu negara yang paling boros dalam elpiji di dunia sudah menggunakan CNG atau BBG dan itu kalau di jual akan jauh lebih murah dari harga LPG 3 Kg, jangankan harga non subsidi harga subsidi pun lebih mahal. Sambungnya

Maka dari itu saya sedang perjuangkan cuma yang menjadi kendala Saluran pipa gas itu adanya semua di utara kalau untuk selatan ini tidak ada, makanya program pemerintah mengenai jargas belum sampai dan saya hanya mendorong kepada pemerintah untuk menyediakan jalur pipa besar untuk masuk ke daerah selatan supaya kita dapat jaringan gas yang masuk ke rumah rumah agar harga nya lebih murah.

Kebetulan di garut ini ada beberapa industri yang bisa di akimodir jadi betul betul kita mengejar program pemerintah mengenai ketahanan energi dan BBM, pungkas Doni. ( A. Solihin )

 

MC 062 Ahmad77

Related Articles

Close