Enam Pegawai Pusat Perbelanjaan Diamankan Polresta Pangkalpinang, Ambil Barang Jualan Tanpa Izin Sejak September 2025

Enam terduga pelaku pencurian berikut puluhan barang bukti ketika diamankan Tim Buser Naga Polresta Pangkalpinang. (Foto: Ist/ Humas Polresta//)

PANGKALPINANG, REDAKSIBERITA – Enam orang terduga pelaku pencurian dengan pemberatan yang terjadi di PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (AHI) di sebuah pusat perbelanjaan kawasan Jalan Jenderal Sudirman, Kecamatan Taman Sari, Kota Pangkalpinang berhasil diamankan Tim Opsnal Buser Naga Satreskrim Polresta Pangkalpinang.

Berdasarkan laporan Ahmad Latif (58), yang menjabat sebagai Deputy Store Manager yang diterima Polresta Pangkalpinang, peristiwa tersebut diketahui pada Sabtu (7/2/2026) sekitar pukul 13.30 WIB di gerai milik PT AHI.

Bacaan Lainnya

Kapolresta Pangkalpinang, Kombes Pol Max Mariners melalui Kasat Reskrim, AKP Singgih Aditya Utama mengungkapkan para terduga pelaku diamankan pada Kamis (26/2/2026) setelah Tim Buser Naga melakukan serangkaian penyelidikan atas laporan yang masuk ke pihaknya.

“Kasus ini merupakan pengungkapan Non Target Operasi (Non TO) dalam rangka Operasi Pekat Menumbing 2026 dengan fokus tindak pidana pencurian,” tegas Kasat Reskrim, pada Kamis malam.

Kasat Reskrim memaparkan peristiwa ini terungkap berawal menerima informasi dari petugas keamanan yang melihat salah satu karyawan membawa kardus dari dalam toko. Setelah dilakukan pengecekan rekaman CCTV, ditemukan adanya aktivitas pengambilan barang tanpa izin.

Audit internal perusahaan kemudian dilakukan dan ditemukan sejumlah barang hilang dari etalase penjualan dengan nilai kerugian hampir Rp 20 juta.

“Dari hasil pemeriksaan, keenam terduga pelaku yakni Willy Gibsen (24), Muhammad Nur (29), Doli (29), Yolan Setiawan (28), Mardiansyah (28), dan Risdianto (33), diketahui merupakan pegawai di pusat perbelanjaan tersebut,” ungkap Kasat Reskrim.

“Mereka ini berdomisili di Bangka, Pangkalpinang dan Bangka Tengah,” paparnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *