PANGKALPINANG, REDAKSIBERITA – PT Timah Tbk menggelar Focus Group Discussion (FGD) Procurement dengan tema “Procurement Bersinergi 2025”, sebagai bagian dari upaya memperkuat tata kelola perusahaan yang baik Good Corporate Governance (GCG).
FGD yang dilaksanakan di Graha Timah Tbk pada Rabu (26/2/2025), merupakan bentuk komitmen perusahaan dalam menyelaraskan proses pengadaan barang dan jasa dengan prinsip-prinsip GCG, seperti transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi dan kewajaran.
Dengan tata kelola procurement yang terstruktur, perusahaan dapat meminimalisir risiko, mengoptimalkan biaya, serta memastikan pemilihan mitra bisnis yang kredibel dan sesuai dengan kebutuhan perusahaan.
Direktur SDM PT Timah Tbk, Hendra Kusuma Wardana dalam kesempatan ini menyampaikan, Division Procurement memiliki peran krusial dalam untuk mewujudkan sistem pengadaan yang sesuai aturan, transparan dan akuntabel.
Hal ini sejalan dengan upaya perbaikan tata kelola perusahaan yang berkomitmen dalam mengimplementasikan GCG dalam proses bisnis perusahaan.
“Proses Procurement harus dilaksanakan dengan efektif, efisien dan transparan. Proses pengadaan harus menerapkan praktik GCG yang baik, dalam penyusunan HPS harus sesuai, harus sering melakukan riset pasar agar bisa menentukan HPS yang realistis,” kata Hendra dilansir dari www.timah.com






