Olahraga
Trending

Gaya Garut Golf: Mengembalikan Ngamplang Sebagai Icon Garut

REDAKSIBERITA.COM, Garut – Gaya Garut Golf ( G3 ) yang diketuai oleh Hayu Susilo Kepala BPN Garut, di hadiri oleh Bupati Garut H Rudy Gunawan turut dalam acara tersebut Danreem 062 / Tarumanegara Kol. Inf Parwito, Pengusaha Dodol Picnik H Ato, Kepala Bank BJB, serta pejabat vertikal lainnya. Sabtu ( 24/02/2019)

Bupati Garut dalam wawancara nya kepada team media redaksiberita.com mengatakan bahwa,” lapangan Golf ngamplang merupakan Icon kota Garut ratusan tahun lalu, dengan diselenggarakannya acara Golf Bareng yang di gagas oleh G3 pimpinan Hayu Susilo diharapkan dapat menjadi desrtinasi wisata bagi pengunjung yang datang ke Garut.

” Dengan pemandangan yang luar biasa, dengan dikelilingi gunung – gunung memang indah sekali pemandangan di sini, kami forkopimda kabupaten Garut ingin kembali mengembalikan ngamplang sebagai Destinasi wisata alam”, ungkap Bupati Garut.

Ke depan lokasi ini kita akan coba merenovasi , sambung Bupati Garut, ” dengan memberikan wahana baru, seperti tempat bermain anak- anak dan restauran di malam hari.

” Ke depan akan di coba diadakan tempat bermain anak, dan malamnya menjadi restauran atau tempat menginap wisatawan”, kata Rudy Gunawan di lokasi acara.

Sementara itu, ketua G3 Hayu Susilo mengatakan event ini dilaksanakan sebagai ajang silaturahmi antara pimpinan vertikal yang ada di kabupaten Garut, dengan keinginan yang kuat untuk mengangkat Garut ke atas dengan cara – cara yang baik.

” Seperti yang saat ini dilaksanakan kita bermain Golf Bareng ( Gobar ) di lapangan Icon Garut Ngamplang”, jelas Kepala BPN Garut.

Hayu Susilo mengajak kepada semua pimpinan Vertikal yang ada di kabupaten Garut serta pengusaha besar yang ada untuk apa yang kita kerjakan demi kemajuan Garut.

” Melihat potensi ngamplang yang luar biasa indah, mari kita semua berniat di hati apa yang kita kerjakan untuk kemajuan Garut serta meramaikan ngamplang sebagai sarana olahraga golf dan destinasi wisata yang patut untuk dipromosikan” ajaknya. ( Ahmad 77 )

Editor : A. Solihin.

Related Articles

Close