PANGKALPINANG, REDAKSIBERITA – Gerak cepat dan tanggap terus dilakukan Kantor Search and Rescue (SAR) Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), seperti melakukan evakuasi terhadap kapal nelayan Desa Kurau, Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) ini.
Usai menerima informasi kejadian kapal mati mesin yang menimpa Abdul Fatah (46) dan Ilham (17) nelayan Desa Kurau yang mengalami mati mesin di Perairan Tanjung Beriga, langsung menerjunkan satu tim rescue ke lokasi kejadian menggunakan Rigid Bouyancy Boat (RBB) milik Badan SAR Nasional.
“Dari informasi itu, kami langsung menerjunkan tim rescue ke lokasi guna melakukan evakuasi,” kata Kepala Kantor SAR Pangkalpinang, I Made Oka Astawa, Selasa (25/2/2025).
Oka Astawa melanjutkan berdasarkan informasi yang diterima Abdul Fatah dan Ilham mengunakan kapal dengan panjang 13 meter, sebelumnya Sabtu (22/2/2025) pukul 17.00 WIB berangkat memancing menggunakan perahunya dari Perairan Kurau menuju Perairan Sadai.
Saat tiba di Perairan Tanjung Beriga, Minggu (23/2/2025) sekira pukul 14.00 WIB, kapal korban mengalami mati mesin.






