Hilang Dua Hari Diterkam Buaya, Pemancing di Payak Benua Ditemukan Meninggal Dunia

Jenazah korban ditemukan terapung dalam keadaan meninggal dunia pada pukul 14.50 WIB dengan jarak 1 KM dari lokasi kejadian awal, langsung di evakuasi ke rumah duka. (Foto: Ist/ Humas SAR//)

REDAKSIBERITA – Pemancing asal Desa Payak Benua, Kecamatan Mendorong Barat, I (53) yang hilang diterkam buaya akhirnya ditemukan Tim SAR Gabungan.

Korban yang sebelumnya pada Sabtu, 2 Agustus 2025 bersama teman nya sedang mencari ikan dengan cara memancing di alur Sungai Mendo menggunakan perahu kecil.

Pada pukul 21.03 WIB saat hendak memasang pancing miliknya, tiba-tiba korban diterkam buaya dan diseret kedalam air. Teriakan korban terdengar oleh rekan korban yang berada tidak jauh dari korban.

Rekan korban bergegas menghampiri dan melihat seekor buaya menyeret tubuh korban kedalam air. Melihat hal tersebut, rekan korban bergegas melaporkan kejadian tersebut ke Kepala Desa Payak Benua dan informasi tersebut diteruskan ke Kantor SAR Pangkalpinang untuk meminta bantuan SAR.

“Akhirnya, pencarian pada hari kedua terhadap seorang pencari ikan yang dikabarkan hilang diterkam buaya di Sungai Mendo telah membuahkan hasil,” kata Kepala Kantor SAR Pangkalpinang, I Made Oka Astawa, pada Minggu (3/8/2025).

Dijelaskannya Tim SAR Gabungan yang melakukan pencarian sejak pagi berhasil menemukan tubuh korban terapung dalam keadaan meninggal dunia pada pukul 14.50 WIB dengan jarak 1 KM dari lokasi kejadian awal.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *