PANGKALPINANG, REDAKSIBERITA – Curah hujan yang tinggi dan terjadi hampir setiap hari selama satu minggu terakhir, membuat sejumlah wilayah di Kota Pangkalpinang harus waspada terhadap potensi banjir.
Genangan air tidak hanya terjadi di kawasan yang selama ini dikenal rawan banjir, tetapi juga mulai mengancam sejumlah kompleks perumahan yang berada di dataran agak rendah.
Salah satu wilayah yang menjadi sorotan dan dikhawatirkan warga adalah Perumahan Taman Surya yang terletak di Jalan Fatmawati, Kelurahan Bukit Merapin, Kecamatan Gerunggang.
Berdasarkan pengamatan di lapangan, potensi banjir di kawasan ini bukan semata-mata karena letak geografisnya yang berada di kawasan cekungan, melainkan disebabkan oleh meluapnya air kiriman dari wilayah hulu.
Air yang turun deras dari arah Bukit Merapin membawa debit yang sangat besar hingga melampaui kapasitas saluran drainase yang ada.
Akibatnya, selokan-selokan air yang seharusnya menampung dan mengalirkan air tidak lagi mampu menampung volume air yang datang dengan cepat.
Kondisi ini diperparah, dengan adanya saluran penghantar utama atau gorong-gorong yang terletak di dekat Gardu Induk PLN Kampak yang dinilai sudah dangkal dan tidak memadai.
Saluran yang seharusnya menjadi urat nadi pembuangan air tersebut kini tidak mampu menyalurkan air dengan lancar, sehingga air meluap dan berpotensi masuk ke lingkungan perumahan.
Kondisi cuaca yang tidak menentu ini membuat para penghuni rumah merasa sangat cemas dan waspada berlebihan.






