Inovasi Ketahanan Pangan Berkelanjutan, Lapas Kelas IIA dan Dinas Pertanian Pangkalpinang Pelajari Pembuatan Bokashi dan Legalitasnya

Kalapas Kelas IIA Pangkalpinang, Sugeng Indrawan bersama Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Pangkalpinang, Samri membahas Bokashi yang akan mendukung program ketahanan pangan berkelanjutan. (Foto: Ist/ Humas//)

PANGKALPINANG, REDAKSIBERITA – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pangkalpinang dalam mendukung ketahanan pangan berkelanjutan berkolaborasi dengan Dinas Pangan dan Pertanian Kota Pangkalpinang, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).

Inisiatif ini sejalan dengan Asta Cita Presiden dan Program Akselerasi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, yang menekankan pentingnya inovasi dan kolaborasi dalam sektor ketahanan pangan.

Bacaan Lainnya

Kalapas Pangkalpinang, Sugeng Indrawan menyampaikan bahwa pihaknya tengah mempelajari pembuatan Bokashi (kompos), yang memiliki potensi besar dalam meningkatkan kesuburan tanah dan hasil pertanian.

Oleh karena itu, untuk memastikan pemanfaatan Bokashi pihaknya bekerjasama dengan Dinas Pertanian dan Peternakan, dalam mengkaji legalitas dan regulasi terkait agar dapat diproduksi dan dipasarkan secara resmi.

“Inovasi pembuatan Bokashi ini adalah langkah kongkret kami dalam mendukung program ketahanan pangan. Kami berharap dengan produksi Bokashi yang legal dapat dimanfaatkan secara lebih luas dan berkelanjutan,” kata Sugeng, Selasa (18/3/2025).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *