PANGKALPINANG, REDAKSIBERITA – Is seorang pegawai di Kantor Wilayah Kementerian Hukum Provinsi Bangka Belitung, pihak yang diduga melontarkan ancaman mengakui bahwa saat berkomunikasi dengan Dion merupakan awak media BabelAktual.com nada bicaranya meninggi, karena kondisi saat itu sedang tertekan oleh tumpukan pekerjaan di kantor.
Hal itu diungkapkannya kepada Ketua Pengurus Daerah Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Babel, Supri atau akrab disapa Ucup.
Supri juga menjelaskan konteks awal pertemuan ke KBO saat itu sebenarnya hanya untuk membahas permasalahan keponakannya, yang dihadiri juga oleh MI selaku mantan suami dari keponakan.
Belum Ada Permintaan Maaf Terbuka
Supri menegaskan bahwa pertemuan yang baru saja berlangsung bukanlah penyampaian permintaan maaf secara resmi, melainkan sekadar menjembatani keinginan Ismail untuk menyampaikan permohonan maafnya.
“Saya tegaskan, pertemuan ini belum menjadi permintaan maaf terbuka. Hanya menjembatani keinginan Bapak Ismail untuk menyampaikan permohonan maafnya,” ujar Supri, Kamis (2/7/2026).
Ia menekankan bahwa permintaan maaf harus disampaikan secara terbuka di hadapan publik, tidak hanya kepada Dion secara pribadi, tetapi juga kepada organisasi tempat ia bernaung serta seluruh insan pers di Bangka Belitung.






