EkonomiPemerintahan

Kadisnakertrans Garut : Setiap Perusahan Wajib Menerapkan Keselamatan Dan Kesehatan Kerja

Dalam Undang-undang Keselamatan Kerja Nomor 1 Tahun 1970 dan Undang-undang nomor 23 tahun 1992 tentang kesehatan, disebutkan pimpinan serta pekerja harus melaksanakan keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

Para pekerja wajib memakai alat pelindung diri (APD) secara tepat dan benar sesuai dengan syarat keselamatan kerja yang diwajibkan dalam perundang-undangan.

Hal tersebut di tegaskan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Garut, Drs. Rd. Tedi, M.Si, saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Senin (20/08/2018).

Tedi mejelaskan, Keselamatan dan kesehatan kerja merupakan salah satu faktor penting yang dapat mempengaruhi produktivitas karyawan. Resiko kecelakaan serta penyakit akibat kerja sering terjadi karena program K3 tidak berjalan dengan baik. Hal ini dapat berdampak pada tingkat produktivitas karyawan.

Menurutnya, kecelakaan kerja pada umumnya disebabkan oleh dua faktor yaitu manusia dan lingkungan. Faktor manusia yaitu tindakan tidak aman dari manusia seperti sengaja melanggar peraturan keselamatan kerja yang diwajibkan atau kurang terampilnya pekerja itu sendiri. Sedangkan faktor lingkungan yaitu keadaan tidak aman dari lingkungan kerja yang menyangkut antara lain peralatan atau mesin-­mesin.

“Begitu pentingnya K3 namun masih ada saja pemilik perusahaan yang lalai,” kata Tedi.

Tedi mengatakan, bila masih ditemukan perusahaan yang melakukan pelanggaran K3, pihaknya pun akan segera memberikan sanksi mulai dari sanksi administrasi hingga pencabutan izin.

“Setiap perusahaan wajib menerapkan keselamatan dan kesehatan kerja sesuai aturan undang-undang yang berlaku,” pungkasnya.

Sumber  :  (Diskominfo), garutkab.go.id

Tags

Related Articles

Close