Kawasan Wisata dan Zona Tangkap Nelayan, Perairan Pulau Lampu Diserbu Ponton Isap

Puluhan ponton Isap tambang timah tampak beraktifitas di Perairan Pulau Lampu, diduga kegiatan berjalan ilegal. (Foto: Ist/ Media JMSI//)

BANGKA, REDAKSIBERITA – Salah satu kawasan destinasi wisata unggulan sekaligus zona tangkap nelayan, Pulau Lampu di Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka kini beralih rupa.

Bagaimana tidak, perairan yang tadinya nikmat dipandang mata, kini dipenuhi puluhan Ponton Isap Produksi (PIP) ilegal, yang nekat beroperasi secara masif di perairan tersebut.

Bacaan Lainnya

Berdasarkan pantauan di lapangan dari kawasan Pantai Romodong, pada Kamis (4/6/2026) kemarin, aktivitas penambangan timah laut tanpa izin tersebut terlihat jelas merusak pemandangan dan ekosistem sekitar Pulau Lampu.

Informasi yang dihimpun jejaring media ini menyatakan, bahwa puluhan ponton yang beroperasi di wilayah tersebut disinyalir kuat bukan merupakan mitra resmi dari PT Timah Tbk, melainkan penambang binaan yang dikoordinasi oleh sebuah perusahaan swasta yang diduga milik Akbar.

Salah seorang pekerja tambang yang meminta identitasnya dirahasiakan, membenarkan adanya keterlibatan pihak swasta dalam aktivitas ilegal ini.

Ia menyebutkan bahwa operasional di lapangan dikomandoi oleh seorang pengurus, yang mereka panggil Asiang, juga berasal dari Sungailiat.

“Kami ikut CV Akbar, bosnya dari Sungailiat, untuk pengurus lapangannya Asiang, orang Sungailiat juga,” ujar sumber tersebut kepada awak media.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *