Pemerintahan
Trending

KH.Sirojul Munir: Aliran Sensen Adalah Sesat Mengaku Sebagai Rosul Dan Tidak Mengakui Adanya NKRI

REDAKSIBERITA COM – Acara pengukuhan pengurus MUI kecamatan Wanaraja periode 2018-2023 yang bertempat di masjid Besar Kaum Wanaraja jalan raya wanaraja. Kamis (13/12/2018)

Ketua MUI Kabupaten Garut KH Sirojul Munir

Acara pelntikan tersebut di hadiri oleh Ketua MUI kabupaten Garut KH Aceng Sirojul MunirPorkopimcam Camat Wanaraja Ganda Permana kapolsek diwakili Danramil di wakili Kepala desa Cinunuk Ade Hermawan juga para kepala desa se kecamatan Wanaraja serta pengurus MUI kecamatan dan desa dan para tamu undangan dari tokoh agama dan masyarakat.

Pada kesempatan itu team redaksiberita.com mewawancarai Ketua MUI kabupaten Garut KH Aceng Sirojul Munir mengatakan bahwa pengukuhan ini sudah sesuai dengan mekanisme yang ada

Menurut berita acara bahwa ketua MUI kecamatan Wanaraja ini sudah 2 periode dan masuk ke 3 kalibmenjabat sebagai ketua serta di MUI selama masih mampu dan mendapatkan amanah menjadi ketua MUI kecamatan di perbolehkan.

Pada kesempatan itu pula ketua MUI kabupaten Garut menyinggung Maslah kasus Aliran sesat Sensen beliau mengatakan bahwa” Sebenarnyaran sesat sensen ini adalah kasus lama sebelumnya pengurus MUI yang lama tidak mengeluarkan fatwa dan pada masa jabatan saya kami telah menetapkan fatwa MUI No 1 tahun 2017 bahwa dalam ketetapan hukum tersebut aliran sensen melakukan kegiatan keagamaan dan kenegaraan,” tuturnya

Dalam kegiatan keagamaan dia mengaku sebagai rosul dan bagi pengikut nya wajib sholat menghadap ke timur serta dalam kegiatan kenegaraan dia tidak mengakui NKRI karena yang ada ada hanya NII selain NII adalah salah ( batal) bahkan dia pernah mengibarkan bendera NII itu sendiri serta sudah membuat struktur kabinetnya pemerintahan sendiri,” sambungnya

“Untuk masalah Aliran sesat sensen peradilan ini belum maksimal walaupun ada putusan dulu eksekusi untuk masalah ini belum jelas”

Seperti halnya yang terjadi di Caringin dulu satu keluarga 5 orang membuat surat, maka dari ini MUI kabupaten serta MUI kecamatan Caringin melaporkan kasus ini kepada polres Garut dengan harapan kasus sensen ini ditangani dengan serius bahkan team ahli MUI dari kabupaten Garut di terjunkan,” ucapnya

” Himbauan kepada semua masyarakat kabupaten Garut jangan melakukan hal yang anarkis percayakan pada kami untuk proses kasus ini, dan saat ini kelompok sensen masih di luar karena kelompok sensen ini tidak takut dengan hukum ”

Ini adalah penistaan agama dan hukuman makar maka hukuman nya kalau tidak insaf akan menghadapi proses hukum dan pemerintahan kabupaten Garut akan mengeluarkan perbup tentang kasus aliran sesat sensen ini,” pungkas Ketua MUI. ( A.Solihin)

Editor: Ahmad77

Related Articles

Close