Pemerintahan
Trending

KMB: Bupati Setali Tiga Uang Dengan Birokrat Pemerintah Kab Garut

REDAKSIBERITA. COM – Persoalan DPRD Kabupaten Garut yang dianggap lamban dalam merespon banyak persoalan yang terjadi pada program Amazing selama lima tahun terakhir menurut Inisiator Koalisi Masyarakat Bersatu (KMB) Galih Qurbani adalah persoalan krusial yang harus mendapatkan perhatian pada pembahasan Audensi KMB dengan DPRD dan Bupati Garut.

“Program Amazing yang tidak bisa dirasakan oleh masyarakat karena banyak penerapan anggaran tanpa ada realisasi penyerapan dan saya kira ini adalah sebuah kekeliruan besar yang dilakukan bupati.” ungkapnya di sela-sela acara Audensi di ruang rapat Banggar Gedung DPRD kab Garut, Jalan Patriot no 2 Kelurahan Suka Galih,Kecamatan Tarogong Kidul,Kabupaten Garut. Rabu (26 Desember 2018).

Inisoator KMB Galih Qurbani

Galih berpendapat bagaimana pemerintah kabupaten dapat menjamin program ini berhasil ketika menemukan fakta di lapangan dan melakukan evaluasi ternyata banyak ditemukan kecurangan-kecurangan.

“Alhamdulillah semua fraksi hari ini menandatangani kesepakatan untuk menerapkan hak interpelasi dan hak angket yang dipersoalkan yakni persoalan-persoalan besar soal raport merah Bupati.”

Calon anggota DPRD ini juga mengatakan contoh dari kecurangan-kecurangan tersebut seperti tidak transparannya pengelolaan tempat-tempat wisata atau banyak kegiatan-kegiatan lainnya yang menyimpang dan harus dipertanyakan hari ini.

“Semua fraksi yang sempat hadir sepakat untuk menggunakan hak angketnya dan ini adalah sebuah monumentum yang cukup berharga.” imbuhnya.

Galih menambahkan jika memang DPRD tidak konsekuen dengan apa yang dikatakan nya akan berhadapan dengan KMB dan masyarakat kabupaten Garut.

“Dalam sesi kedua ini sebenarnya kita melakukan penekanan supaya Kepala Dinas PUPR Uu Saepudin yang terindikasi melakukan kecurangan-kecurangan dan menjadi kontraktor juga yang
tentu saja sangat mengganggu proses clean government.” tambahnya.

KMB berharap adanya reformasi yang menghasilkan pemerintahan yang bersih yang tidak cenderung memihak kepada kepentingan yang tidak bertanggung jawab juga pada Bupati pihaknya menekankan agar segala tindakan berbau korupsi harus segera ditindak.

“Yang menjadi persoalan nya setali tiga uang, ada pembiaran dari Bupati yang melampaui batas kewajaran, merusak tatanan birokrasi dan peraturan dan clean government dan Pemkab Garut tidak profesional termasuk juga DPRD yang pada hari ini dengan mudah pada satu sisi menerima audiensi yang menginginkan hak interpelasi terus,selama ini mereka itu pada ke mana ?.”tuturnya

KMB akan mengawal proses hak angket ini pada bentuk yang benar karena pada dasarnya aspirasi ini adalah tuntutan masyarakat selama 5 tahun

Faktor banprov adalah bagian persoalan yang di bawa karena bupati telah merugikan masyarakat banyak serta kebijakan bupati telah melukai dan tidak mendukung usaha kecil, dan bupati tidak punya sends of krisis terhadap persoalan  ekonomi dengan penyerapan  134 Miliar sesungguhnya mampu bisa mengerakan semua ekonomi dalam beberapa sektor,  ini menjadi catatan kami bahwa bupati telah gagal dalam penyerapan anggaran banprov,” ujarnya

Saya nyaris hampir meyebut bupati perlu banyak ke rumah sakit perlu banyak di periksa,  karena seorang pemimpin harus bisa di pegang omongan nya saya sering menjadi pelaku pertemuan di bank jabar,  pendopo, dan bapeda serta kantor dprd kalau di datangi dia di serap tidak di datangi tidak di serap jadi pemimpin seperti itu tidak layak untuk memimpin garut, ” sambungnya

Kalau kemarin ada yang bilang bupati adalah bupati php saya meyakinkan betul 1000% kalau bupati itu adalah pembohong besar, ” pungkas Galih. ( A. Solihin )

Editor Ahmad77

Related Articles

Close