Lantik Tiga Pejabat Tinggi Pratama, Hidayat Arsani Berikan Pesan Tegas Jadilah Pahlawan PNS

Prosesi penandatangan kontrak kerja pejabat tinggi pratama dipimpin langsung Gubernur Hidayat Arsani. (Foto: Ist/ RedaksiBerita//)

PANGKALPINANG, REDAKSIBERITA – Tiga orang pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung resmi menjabat diantaranya Kepala Dinas Tenaga Kerja, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak, Kependudukan Pencatatan Sipil dan Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana dan Kepala Inspektorat setelah dilantik dan diambil sumpah jabatan oleh Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani di ruang Pasir Padi Kantor Gubernur, pada Rabu (3/6/2026).

Hidayat Arsani dalam kesempatan ini menegaskan komitmen kuatnya dalam menjaga kebersihan pemerintahan, menetapkan batasan tegas bagi keluarga pejabat, serta memberikan peringatan keras kepada seluruh Aparatur Sipil Negara untuk bekerja sesuai koridor aturan dan tidak menyakiti masyarakat.

Bacaan Lainnya

“Saya mengingatkan kembali hak dan kewajiban para pejabat sebagai mitra kerja sekaligus abdi negara. Jabatan merupakan amanah yang diemban bukan hanya pertanggungjawaban di dunia semata, tetapi juga akan dimintai pertanggungjawaban di hadapan Tuhan Yang Maha Esa di akhirat kelak,” kata Hidayat Arsani.

“Saya sebagai Gubernur tidak pernah mencopot jabatan seseorang apabila jabatan itu dipegang dengan amalan yang selamat. Banyak yang saya non job kan atau saya ganti, itu bukan ulah saya, bukan saya diktator, bukan saya tangan besi, bukan saya mendiamkan. Tapi itu murni perbuatan mereka sendiri,” tegasnya.

Dalam kesempatan ini, prosesi pelantikan yang dihadiri seluruh pejabat dilingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Hidayat Arsani menekankanĀ tugas pokok seorang pejabat adalah menjadi abdi negara dan abdi bangsa agar tata kelola pemerintahan tetap sehat.

“Jadilah pahlawan PNS yang setia melayani masyarakat, jangan sampai menyakiti masyarakat. Itu tugas utama kita sebagai pejabat pemerintah provinsi,” harapnya.

Salah satu poin paling krusial dan menjadi sorotan utama dalam arahan Gubernur adalah soal integritas dan batasan peran keluarga pimpinan. Hidayat menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada istrinya yang hingga hari ini terbukti tidak pernah mencampuri urusan rumah tangga pemerintahan provinsi.

“Saya berterima kasih kepada istri saya yang tidak mencampuri urusan rumah tangga provinsi sampai hari ini, dan itu terbukti. Dan saya akan pegang kuat hal itu. Saya punya komitmen tegas dengan keluarga, anak saya semuanya jangan coba-coba mencampuri urusan pemerintahan di bidang apa pun,” ujarnya.

Hidayat Arsani pun membuat pernyataan terbuka dan tegas, bahwa tidak ada satu pun anak atau istrinya yang berstatus sebagai kontraktor atau pemenang proyek di lingkungan Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *