KUNDUR, REDAKSIBERITA – Melestarikan ekosistem pesisir dan mendukung keberlanjutan ekonomi masyarakat pesisir merupakan komitmen PT Timah Tbk, salah satunya dengan program pelepasliaran sebanyak 300 ekor bibit Kepiting Bakau di Pesisir Perairan Kundur, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) oleh PT Timah Tbk Area Kundur.
Program ini komitmen perusahaan untuk menjaga keseimbangan alam serta menjaga kelestarian Kepiting Bakau, sekaligus meningkatkan kesejahteraan nelayan lokal.
Pelepasliaran kepiting ini juga sebagai langkah rehabilitasi ekosistem mangrove, yang berperan penting dalam menjaga kualitas lingkungan pesisir, mencegah abrasi, dan menjadi habitat alami bagi berbagai biota laut.
Dengan populasi kepiting yang terjaga, nelayan memiliki sumber daya laut yang lebih berlimpah dan berkelanjutan, sehingga berdampak positif pada pendapatan mereka.
Departement Head Corporate Communication PT Timah Tbk, Anggi Siahaan mengatakan program ini rutin dilaksanakan untuk menjaga populasi kepiting agar tidak punah.






