Pemerintahan

Masa Aksi Tolak LGBT GARUT Berhasil Memaksa Bupati Hadiri Audiensi

REDAKSIBERITA.COM – Setelah sebelumnya ribuan massa aksi dari berbagai elemen pelajar,mahasiswa dan santri melakukan audensi pada hari jumat 12 Oktober 2018 yang gagal karenaberbenturan dengan jadwal rapat paripurna di DPRD Kab.Garut. (16/10/2018)

Hari ini ratusan massa yang terdiri dari berbagai elemen pelajar, masiswa , pemuda dan santri Garut yang sedikitnya di ikuti oleh 28 okp,lsm,ormas dan pondok pesantren yang iantaranya KAMMI, HMI, HISGAR, FUI,GBR, HIMA PERSIS, GARIS kembali mengepung halaman gedung DPRD Kab.Garut, Namun massa aksi harus kembali kecewa karena dari SKPD terkait tidak hadir lengkap sesuai undangan dalam ruangan paripurna yang dipakai audensi DPRD Garut terutama tidak hadirnya Bupati Garut.

Ginan selaku koordinator Lapangan Aksi dari Elemen HMI menyatakan bahwa semua masa aksi sepakat menunggu Bupati Garut Hadir dalam audensi ini dikarenakan pentingnya poin – poin yang akan disampaikan dan ini harus Bupati yang menerima dan menyepakati kesepakatan poin tersebut. Setidaknya ada poin – poin yang akan disampaikan kepada Bupati Garut, diantaranya sosialisasi sebagai bentuk pencegahan dari prilaku LGBT dan rehabilitasinya, menutup tempat hiburan malam yang diduga sebagai ajang transaksi kemaksiatan.

Dalam pantauan media, masa aksi sangat dinamis bahkan massa aksi sempat membakar ban dan terjadi sedikit gesekan dengan pihak aparat kepolisian yang mengawal aksi tersebut di depan pintu gerbang masuk DPRD Kab.Garut. Namun demikian situasi masih tetap kondusif dan bisa dikendalikan oleh masing – masing ketua koordinatornya serta peran kepolisian yang sangat persuasif. Rupanya aksi bakar ban dan gesekan serta walk out dari ruang audensi tersebut membuahkan hasil yang baik bagi mereka para masa aksi yakni dengan aksi tersebut menjelang sore Bupati Garut menyempatkan hadir dalam audensi di ruang paripurna gedung DPRD Kab.Garut

Dalam audensi tersebut perwakilan masa aksi menyampaikan beberapa poin tuntutan nya, diantaranya :

– jangan ada lagi pelacuran di garut dalam bentuk apapun termasuk pelacuran yang berkedok karaoke dan hiburan malam,jangan memberikan izin baru dan tidak memperpanjang izin kepada tempat hiburan yang sudah berakhir habis izin nya

– Menolak dan meminta pihak pemerintahan dan DPRD menerbitkan aturan /perda tentang LGBT yang komprehensif dengan solusi rehabilitasi nya

– Harapan nya sanksi pelacuran yang ada perda dirubah menjadi tindak pidana yang jenisnya tidak masuk ke tipiring (tindak Pidana Ringan) karena dalam termasuk dosa besar

– Mendorong pemda dan DPRD untuk menginisiasi pembentukan Undang – undang ke DPR RI

– Melakukan Blokir dan membawa ke ranah hukum terhadap akun medsos facebook yang berisi konten LGBT

Sementara itu Bupati Garut Drs. Rudy Gunawan SH, MH. yang hadir menghadiri audensi tersebut menyampaikan tanggapannya bahwa “Bupati telah mengetahui adanya akun LGBT di medsos Facebook dan telah meminta kominfo garut untuk memblokir situs tersebut, Bupati juga telah mengadakan rapat Forkompinda di gedung Polres yang dihadiri juga oleh MUI Garut. Menurut Bupati LGBT digolongkan sebagai orang gila / sinting. Bupati juga berkeinginan LGBT tidak ada di Kab.Garut.


Bupati juga akan mengeluarkan peraturan / keputusan Bupati untuk melibas LGBT di Kab.Garut. Sementara itu menanggapi pelacuran yang ada di Garut sebetulnya Garut telah mempunyai PERDA no.2.2008 yang telah mengalami perubahan menjadi PERDA no.13.2015 tentang anti kemaksiatan, dan Bupati juga selalu memberikan arahan kepada SATPOL-PP sebagai penegak Perda agar terus melakukan peran fungsinya, selain SATPOL-PP Bupati juga telah menjalin kerjasama yang sinergis dengan aparat Kepolisian Polres Garut serta Kodim 0611 Garut dalam rangka cipta kondusif di Kabupaten Garut.

Selanjutnya menurut Bupati, Perilaku LGBT yang ada dalam akun Facebook yang viral dan sempat menghebohkan Kabupaten Garut sebetulnya bisa di proses secara hukum dan itu menjadi ranah dari Kepolisian sebagai penegak hukum untuk melakukan penyelidikan , penyidikan dan pengusutan yang lebih mendalam.( nanang / yohanes)

MC 062 – Ahmad77

Related Articles

Close