REDAKSIBERITA – Keinginan masyarakat agar Maulan Aklil atau Molen menjadi Wali Kota Pangkalpinang semakin kuat, lantaran rekam jejaknya.
Selain itu, warga senang melihat sosok Molen yang kini lebih tenang, tidak neko-neko, dan tetap berlapang hati meski dicap macam-macam.
Molen pun tak banyak berjanji dan dia tidak mau mengumbar harapan berlebihan, kecuali ingin melanjutkan pembangunan di Pangkalpinang.
“Molen layak diberi kesempatan lagi. Kekalahan tahun lalu, banyak mengubah sikapnya. Saya simpati, dia tahu arti sadar diri, evaluasi diri, dan meminta maaf,” ungkap Martin (32), warga Pangkalpinang.
Hal lain adalah, Molen sudah membuktikan hasil karyanya selama lima tahun, 2018-2023 memimpin Pangkalpinang.
Sementara itu, Molen mendapat dukungan dari sejumlah simpatisan, pendukung, dan masyarakat agar meneruskan pembangunan kota.
Dukungan itu berupa warga yang datang menemuinya, melalui media sosial, dan lewat pesan WhatsApp.
Molen mengurai curahan hatinya tentang perjalanan hidupnya hingga kini sebagai calon wali kota lagi.
Molen adalah manusia biasa yang ingin mengukir kebaikan di kampung halamannya, Kota Pangkalpinang.
Bagi Molen, hidup ini adalah tentang bagaimana bermanfaat bagi orang lain, tentang pengabdian, tentang nanti di kehidupan abadi, akhirat.
Dia tak mampu menutup mulut orang, yang bercakap buruk tentangnya, dia pula tak sanggup memaksa orang lain suka padanya.
Karena Molen sadar dirinya bukan siapa-siapa, manusia yang banyak khilaf, masih kurang ilmu, dan perlu banyak belajar dari siapa saja, dari mana saja.





