EkonomiPemerintahan
Trending

Mendongkrak Potensi Daerah Pemda FGD dan Gerakan Hejo Membahas Potensi Kopi di kabupaten Garut

REDAKSIBERITA.COM – Bertempat di Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Garut, Jalan Pembangunan Tarogong kidul, bersama Pemerintah Kab Garut Focus Group Discusion (FGD) membahas Potensi kopi di kabupaten Garut dan segala permasalahannya Kabupaten Garut, Jumat (30/11/2018).

Pemda Kab Garut bersama FGD dan Gerakan Hejo Berdiskusi Di Ruang Rapat

Kepala Dinas Pertanian Ir Beni Yoga yang diwakili kepala Bidang (Kabid) Perkebunan Ir Haeruman hadir pada acara FGD tersebut ,dikarenkan ada hal yang sipat nya penting menghadiri undangan Kementrian Pertanian Republik Indonesia untuk Rasionalisasi Penambahan/Pengurangan Alokasi Bantuan Subsidi Pupuk dan Benih Sesuai Data Terbaru BPS dan BPN,turut hadir pula Kabid Holtycultura Deni, Para Kasi dan staf di lingkungan Dinas Pertanian dan Ketua DPC Gerakan Hejo Kab Garut Ratno R Sastromiharjo atau yang lebih akrab disapa Wa Ratno didampingi oleh Sekretaris DPC Gerakan Hejo Garut Mila Melianti dan PCJI diwakili oleh Nanang KR, serta undangan lainnya.

Kabid Perkebunan Ir. Haeruman mengungkapkan bahwa daerah Kabupaten Garut 80 ℅ dijadikan kawasan hutan lindung. “Saya mengapresiasi dengan adanya Gerakan hejo karena setiap jengkal tanah harus tetap hijau seiring bertambahnya jumlah penduduk sementara lahan tidak bertambah, apalagi dengan telah turunnya kebijakan presiden terkait perhutanan sosial juga tim koordinasi pengamanan gangguan hutan negara, perkebunan negara dan perkebunan besar swasta di Indonesia.” ungkapnya.

Kawasan Perkebunan yang mempunyai elevasi lebih dari 30 ℅ harus di hutankan dan pengelolaan hutan ini harus disikapi bijaksana agar tidak ada kepentingan yang merugikan,” sambung Haeruman

Terkait dengan keberadaan gedung Aspartan yang berada di jalan Pembangunan kedepannya Kabid Perkebunan berharap menjadi etalase Garut dan membuat taman yang bisa dijadikan tempat selfi disaat orang datang dari luar kabupaten Garut.

“Dengan adanya optimalisasi ini kita akan berdayakan Aspartan di lantai bawah untuk komoditas Holty dan di lantai atas untuk kopi, Harapan kami mulai sekarang ada penataan kembali dan kedepannya khusus untuk produk kopi dan media edukasi para pelaku bisnis kopi dan mudah-mudahan mendapat dukungan dari semua pihak untuk mengoptimalkan Aspartan.” imbuhnya.

Ketua DPC Gerakan Hejo Kabupaten Garut Wa Ratno ketika di temui oleh team media redaksiberita.com mengungkapkan,” harapan pengoptimalan Aspartan menjadi Sentra informasi dan pusat bisnis kopi Garutan akan terlaksana karena akan berimbas pula pada Peningkatan ekonomi kerakyatan khusunya para pelaku bisnis kopi, imbuhnya.

“Sejalan dengan pengoptimalan Aspartan Kami berharap akan adanya sentralisasi tumbuh kembangnya ekonomi baik dari petani, pengusaha, dan investor yang berhubungan dengan kopi Garutan dan tidak tertutup kemungkinan dapat meningkatkan PAD Garut melalui bisnis kopi tersebut.” sambung Wa Ratno

DPC Gerakan Hejo Kabupaten Garut yang konsen di bidang tersebut akan terus konsisten menanami kembali lahan gundul dan lahan tidur menjadi hutan yang berbasis ekonomi kerakyatan.

“Ini sangat sesuai dengan tujuan Gerakan Hejo dan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI no p.39/MenLHK/ Setjen/Kum.1/6/2017 tahun 2017 tentang perhutanan sosial di wilayah kerja perum Perhutani yang diharapkan akan berdampak pada tumbuh kembang nya dampak sosial yang positif bagi warga masyarakat.” pungkas Wa Ratno. ( A.Solihin)

Editor: Ahmad77

Related Articles

Close