PANGKALPINANG, REDAKSIBERITA – Pariwisata di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) hingga saat ini dinilai masih belum memberikan hasil bagi masyarakat. Lalu bagaimana keseriusan pemerintah daerah (Pemda) menghadapi hal itu?
Seperti diungkapkan Ketua Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Babel Dodi Kusdian ketika diwawancarai media ini disela-sela kesibukannya Senin (6/1/2025), mengatakan bahwa pengembangan tourism quality atau pariwisata berkualitas, dan ekonomi biru menjadi tema pembangunan wilayah kawasan barat Indonesia, sekaligus fokus utama arah pembangunan Babel yang ditetapkan pada Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) 2025 – 2045.
Menurutnya jika melihat dari sisi anggaran maupun kualitas sumber daya manusia (SDM) yang ada saat ini, maka mimpi untuk mewujudkan hal tersebut dinilai masih ‘abu-abu’.
“Ini sangat kita sayangkan, Babel sudah menetapkan RPJPD argo maritim dan salah satu leading sektornya pariwisata, semestinya menjadi unggulan kita kedepan,” kata Dodi.
Mengenai hal ini diakuinya, DPRD juga telah merekomendasikan agar struktur organisasi kedinasan dapat diubah, sehingga dapat mencapai tujuan yang ingin digapai.
“Kalo ini tidak dipenuhi sulit untuk mencapai apa yang kita inginkan,” jelasnya.






