Kriminal
Trending

Polres Garut Gelar Pers Realse Pembunuh Sadis Supir Taxi On Line

REDAKSIBERITA.COM, Garut – Pres Realse yang di gelar Polres Garut terkait kasus pembunuhan pada tanggal 30 Januari 2019 yang menewaskan supir taksi bernama Yudi Alias Jablay (26), warga Kampung Cibuntu Selatan RT06/07 Kelurahan Babakan, Kecamatan Babakan Cipari, Kodya Bandung yang dilakukan oleh JS Alias Keling dan De Alias Abang. Senin ( 18/02/2019)

Pres Realse yang di gelar di Mapolres Garut Kapolres Garut AKBP Budi Satria Wiguna SIK didampingi Kasat Reskrim AKP Maradona Armin Mappaseng SH SIK, Kabag Ops Kompol Apri Rahman SH, Kasi Propam Nurdin J , KBO Reskrim Iptu Abusono SH

Menurut Kapolres AKBP Budi Satria Wiguna kepada awak media mengatakan bahwa, ” Tersangka JS Alias Keling dan tersangka D alias Abang karena terlilit hutang bersama sama merencanakan membunuh korban dengan di awali berpura pura sebagai konsumen dengan modus operasi meminta di antarkan untuk menjemput rekan rekannya para tersangka, ” tuturnya.

” Korban yang kesehariannya sebagai Supir Rental dari pasir Koja kota Bandung menuju kecamatan Cikajang kab Garut “

” selanjutnya ketika di tengah perjalanan tepatnya di kampung Cibunar Desa Sukajaya Kecamatan Sukaresmi Kabupaten Garut para tersangka memukul dengan menggunakan sebilah Kampak ( membacok ) ke arah wajah korban, lalu para tersangka menggilas korban dengan mobil sampai mati “

Selain dari menggilas korban para tersangka menyeret korban dan membuang korban kedalam jurang setelah korban di buang ke dalam jurang para tersangka mengambil barang berupa Mobil dan STNK dua buah HP milik Korban.

Setelah berhasil membawa kabur mobil korban para tersangka membawa mobil korban ke daerah Pagaden Kabupaten Subang  dan menjualnya kepada seseorang yang bernama AKI yang saat ini masih dalam pengejaran ( DPO) sebesar Rp.13.400.000,- ( tiga belas juta empat ratus ribu rupiah ) dan Hp milik korban di jual di sebuah counter di daerah Pasirkoja dengan harga 1.350.000,- ( satu juta tiga ratus lima puluh ribu rupiah ).

Berdasarkan barang bukti dan olah TKP serta pengakuan tersangka, pelaku diduga melakukan tindak pidana dengan rencana terlebih dahulu merampas nyawa orang lain dengan keji serta pasal berlapis maka akan mendapat hukuman penjara minimal 15 tahun sampai maksimal hukuman mati.

Sebagaimana dimaksud dalam pasal 340 KUHP subs pasal 339 KUHP subs pasal 338 KUHP subs pasal 365 ayat (1), ayat (2) ke le, ke Ze, ayat (3) dan ayat (4), subs pasal 170 kuhp ayat (1), (2) ke 3e subs pasal 181, pelaku diancam hukuman penjara minimal 15 tahun hingga hukuman mati,” pungkas Kapolres Garut. ( A. Solihin )

Editor Ahmad77

Related Articles

Close