Program “Masuk Napi, Keluar Santri” Bagian Penting Dalam Pembinaan di Lapas Kelas IIA Pangkalpinang

PANGKALPINANG, REDAKSIBERITA – Dalam rangka memperkuat implementasi program “Masuk Napi, Keluar Santri” yang menjadi bagian penting dalam pembinaan Warga Binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pangkalpinang, Kanwil Kemenkumham Bangka Belitung, Kepala Lapas (Kalapas) Pangkalpinang, Hidayat, memimpin Sidang Tim Pengamat Pemasyarakatan (TPP) di Gedung Serbaguna Lapas Pangkalpinang.

Kegiatan ini merupakan salah satu langkah strategis dalam menilai dan menentukan kelayakan Warga Binaan untuk mengikuti program pembinaan lanjutan, Senin (7/10).

Bacaan Lainnya

Program Masuk Napi, Keluar Santri” dirancang sebagai bentuk pembinaan keagamaan dan karakter bagi Warga Binaan, yang bertujuan memberikan bekal ilmu agama dan nilai-nilai moral agar mereka dapat kembali ke masyarakat sebagai pribadi yang lebih baik. Melalui proses ini, diharapkan Warga Binaan mampu berubah menjadi individu yang taat beragama dan berintegritas tinggi.

Dalam sambutannya, Hidayat menegaskan pentingnya peran Sidang TPP dalam memastikan Warga Binaan yang mengikuti program ini benar-benar siap secara mental dan spiritual. Sidang TPP adalah momen penting untuk menilai perkembangan dan kesiapan Warga binaan dalam menjalani program pembinaan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *