Program MBG di Bangka Belitung, Sekda, Kabinda dan Ketua DPRD Ikuti Zoom Bersama BGN

Sekda, Kabinda dan Wakil Ketua DPRD ketika mengikuti zoom meeting bersama Deputi Badan Pangan Nasional, terkait penyempurnaan pelaksanaan Program MBG. (Foto: Ist/ Diskominfo//)

PANGKALPINANG, REDAKSIBERITA – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan sasaran siswa sekolah dan ibu hamil/ menyusui hingga saat ini belum berjalan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).

Hal ini dikarenakan Pemprov Babel masih melakukan penyempurnaan dalam pelaksanaan dan berkoordinasi antar guna menyukseskan program tersebut.

Bacaan Lainnya

Oleh karena itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Babel Fery Afriyanto bersama Kepala Badan Intelijen Daerah (Kabinda) Babel Jusak Tarigan, dan Wakil Ketua DPRD Babel Eddy Iskandar, mengikuti rapat koordinasi bersama leading sektor terkait secara virtual.

Dalam rakor tersebut, Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola Badan Gizi Nasional (BGN) Tigor Pangaribuan, didampingi Deputi II Bidang Intelijen Dalam Negeri BIN, Mayjen, mengungkapkan berbagai perencanaan, serta arahan dari Presiden berkenaan dengan program yang bertujuan untuk meningkatkan asupan gizi, dan pengetahuan gizi kelompok sasaran.

“Presiden ingin segera dilakukan secara cepat dan berhasil, yang benar-benar menjangkau seluruh target sasaran anak-anak di Indonesia yang berjumlah 15 juta anak, dan total ibu dan anak ada 82 juta. Maka, pentingnya koordinasi antar pihak hingga di tingkat kecamatan bagaimana mencapai ini di seluruh Indonesia,” ungkap Tigor, Selasa (4/2/2025).

Menanggapi hal itu, Fery Afriyanto menegaskan jika Pemprov Babel siap mendukung penuh program prioritas tersebut, dan saat ini pihaknya masih menunggu kejelasan petunjuk teknis terbaru sebagai dasar pelaksanaan program MBG.

“Kami siap mendukung program nasional ini, sebagaimana disampaikan dari masing-masing provinsi,” kata Fery.

“Kami mengharapkan petunjuk teknis pelaksanaan yang harus kita laksanakan sebagai payung hukum dalam memberikan dukungan terkait dengan program nasional,” ujarnya.

Fery melanjutkan untuk dapur umum pihaknya masih dalam tahap koordinasi antara BGN, Pemerintah Pusat, dan Pemerintah Daerah.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *