BANGKA BARAT, REDAKSIBERITA – Viral nya dua kapal kayu berjuluk drakula yang acap kali sandar di dermaga jeti nelayan Mentok, Kabupaten Bangka Barat, memasuki babak baru.
Informasi yang berhasil dirangkum redaksi jejaring media ini menyebutkan, dua kapal drakula tersebut diduga kuat erat kaitannya dengan dua nama yakni Ud dan Ak.
“Kapal drakula itu kalau tidak punya Ud punya Ak,” ujar sumber jejaring redaksi media ini, Selasa (21/4/2026).
Untuk di wilayah Bangka Barat, khususnya Mentok nama keduanya diduga santer dikaitkan dengan praktik dan bisnis gelap BBM ilegal di kota Mentok.
Misalnya Ud, yang disebut-sebut acap kali membeli sekaligus memasok solar kencingan dari tengah laut perairan Mentok.
Senada dengan Ak, bahkan sumber menyebut Akim saat ini tercatat sebagai pengurus SPBU Limbung, Mentok.
“Ud ini pemain lama, biasanya dia ngambil solar kencingan dari tengah laut, lalu di bawa ke dermaga Jeti Mentok. Sama dengan Ak, pemain lama juga kalau di kalangan solar. Bahkan katanya SPBN Limbung itu sekarang yang ngurus Ak,” kata sumber.
Terkait viralnya keberadaan kapal drakula tersebut, Kapolres Bangka Barat AKBP Pradana dan Kasat Polairud Iptu Yudi Lasmono belum memberikan komfirmasi.
Selain itu, redaksi tengah berupaya melakukan upaya konfirmasi ke Ud dan Ak.
Diberitakan sebelumnya, aktivitas mencurigakan dua unit kapal kayu yang dijuluki kapal drakula di dermaga Jeti nelayan Mentok mendadak viral dan memicu keresahan publik.
Kapal-kapal tersebut diduga kuat menjadi sarana pengangkutan bahan bakar minyak (BBM) ilegal setelah rekaman videonya diunggah oleh aktivis lokal, Alfani, melalui akun Facebook pribadinya Alfani Tuk Sangka, pada Rabu (4/3/2026).






