Politik

SEGI: Jihad Guru Belum Selesai Kita Punya Cara Sendiri

REDAKSIBERITA.COM, Garut – Banyak cara yang di lakukan dalam Aksi Membela Guru Honorer, pernyataan dari plt disdik yang telah di gantikan membuat Gerah Ketua SEGI beserta Anggota nya.

Ketika di konfirmasi oleh redaksiberita.com melalui seluler Ketua SEGI, Apar Rustam Alfalah mengatakan bahwa jihad guru belum selesai kita punya cara sendiri dalam menuangkan aspirasi kata Apar

Kita sambung Apar memilih jalan Audiens dan langsung memberikan pernyataan sikap SEGI ( Serikat Guru Indonesia) Kabupaten Garut langsung menemui Bupati H Rudy Gunawan pungkas Apar.

Adapun sikap SEGI ( Serikat Guru Indonesia) Kabupaten Garut yang di sampaikan kepada Bupati H. Rudy Gunawan sebagai berikut :

PERNYATAAN SIKAP SEGI GARUT

Sejak 2009 SEGI mendesak agar kepala daerah memberikan SK bagi guru honorer.
Akhirnya tanggal 17 September 2018 SEGI GARUT menyampaikan Pernyataan Sikap terkait permasalahan SK Guru honorer tsb melalui media masa dan media sosial ditujukan ke pemerintahan daerah sampai pusat. Sekaitan dengan hasil jihad guru, kami menanggapi
1. Mengapresiasi positif, aksi berjalan damai
2. Mempertanyakan mengapa bupati belum juga berani mengeluarkan sk dari pemkab
3. Mempertanyakan kenapa peserta aksi begitu saja menerima keputusan bupati
4. Sk dari kadisdik bukanlah sk yang dimaksud menurut permendikbud no 8 thn 2017 dan permendikbud no 1 tahun 2018
5. Menghimbau agar guru tidak menerima keputusan yang disinyalir tidak akan bisa digunakan untuk kepentingan administrasi guru
6. Memohon Mendikbud, Menag, MenPanRB, Mendagri menindaklanjuti.

Laporan: Ahmad77

Related Articles

Close