Sistem Portable Drop Tank dan Pompa Submersible, PTP Nonpetikemas Cabang Pangkal Balam Optimalisasi Industri CPO

PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) Cabang Pangkal Balam terus memperkuat perannya dalam mendukung kelancaran rantai pasok industri, salah satunya Crude Palm Oil (CPO). (Foto: Ist/ RedaksiBerita//)

PANGKALPINANG, REDAKSIBERITA – Pelabuhan memiliki peran yang sangat penting dalam perekonomian suatu daerah, hal itu disebabkan tidak semua daerah tersambung dalam satu rangkaian namun juga ada daerah yang terdiri dari satu pulau.

Sehingga pulau tersebut hanya bisa terhubung melalui akses kelautan atau penerbangan, seperti halnya Pulau Bangka dan Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel).

Bacaan Lainnya

Maka dari itu, PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) Cabang Pangkal Balam terus memperkuat perannya dalam mendukung kelancaran rantai pasok industri, salah satunya Crude Palm Oil (CPO) dengan layanan bongkar muat yang andal dan terintegrasi di wilayah Kepulauan Bangka Belitung.

“Tingginya aktivitas bongkar muat curah cair di Pelabuhan Pangkal Balam didominasi oleh CPO yang berasal dari perkebunan kelapa sawit di Pulau Bangka sebagai hinterland utama,” kata Branch Manager PT PT Pelabuhan Tanjung Priok (PTP Nonpetikemas) Cabang Pangkal Balam, Alamsyah saat peninjauan langsung ke dermaga di kawasan Pelabuhan Pangkal Balam, Kamis (16/4/2026).

Branch Manager PTP Cabang Pangkal Balam, Alamsyah. (Foto: Ist/ RedaksiBerita//)

Menurutnya, berdasarkan data tahun 2025 dari Badan Pusat Statistik (BPS) luas perkebunan kelapa sawit di Babel mencapai 355.065 hektare dengan potensi produksi sekitar 4 ton per hektare.

Selain CPO, turunan sawit seperti cangkang dan kernel juga menjadi potensi yang terus dikembangkan dalam layanan bongkar muat.

“Turunan ini juga mempunyai nilai ekonomis yang diminati negara asing seperti Jepang, secara tidak langsung apabila ini berjalan maka akan menambah perekonomian bagi petani dan pekerjanya,” papar Alamsyah.

Menjawab potensi tersebut, sepanjang tahun 2025 PTP Nonpetikemas Cabang Pangkal Balam melayani throughput sebesar 1,6 juta ton, dengan dominasi curah cair sebesar 33,24 persen.

Pada Triwulan I tahun 2026, realisasi bongkar muat tercatat sebesar 391.624 ton, dengan porsi curah cair mencapai 35,18 persen.

PTP Nonpetikemas Cabang Pangkal Balam terus berupaya melakukan optimalisasi layanan curah cair, khususnya CPO.

“Ini terus menjadi fokus utama perusahaan, seiring besarnya potensi komoditas sawit di wilayah Bangka Belitung,” ungkap Alamsyah.

Alamsyah melanjutkan berbagai inovasi operasional dilakukan untuk memastikan proses bongkar muat berjalan lebih efisien, aman dan berkelanjutan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *