Soroti Investasi di Bangka Selatan, Anggota DPRD Babel Rina Tarol: Jangan Hancurkan Aset dan Hak Masyarakat

Anggota DPRD Bangka Belitung, Rina Tarol. (Foto: Ist/ RedaksiBerita//)

PANGKALPINANG, REDAKSIBERITA -Kehadiran investor di satu daerah seharusnya membawa kesejahteraan bagi masyarakat, bukan justru merugikan masyarakat setempat.

Hal itu diungkapkan menjadi sorotan dan keprihatinan Anggota DPRD Babel, Rina Tarol ketika mengikuti audiensi akibat aktivitas investasi di wilayah Kabupaten Bangka Selatan.

Bacaan Lainnya

“Saya tentu senang jika ada investasi masuk, namun yang diharapkan adalah investasi yang menyejahterakan, bukan yang merugikan. Jangan sampai pembangunan yang dilakukan justru menghancurkan hak-hak masyarakat,” ungkap Rina, Kamis (11/6/2026) di DPRD Babel.

Sorotan utama Rina Tarol terkait sejumlah aset yang kini digunakan oleh perusahaan, sesungguhnya dibangun menggunakan APBD Kabupaten Bangka Selatan, sehingga statusnya merupakan aset milik daerah dan hak masyarakat.

“Jalan-jalan itu dibangun dengan uang rakyat, menggunakan APBD. Artinya itu aset daerah, bukan milik perusahaan,” tegasnya.

“Seharusnya pengaturan dilakukan sejak awal sebelum perusahaan beroperasi, bukan setelah masalah muncul baru diatur,” ujarnya.

Rina mengaku telah lama menerima pengaduan dan keluhan dari warga terkait keberadaan perusahaan, yang dianggap bertindak sewenang-wenang, mulai dari pemindahan jalur akses, penggunaan lahan, hingga dampak lingkungan.

Ia mencontohkan adanya rencana pengalihan jalan yang sudah lama digunakan warga tanpa adanya kesepakatan bersama.

“Jalan itu sudah ada dan digunakan masyarakat selama bertahun-tahun, bukan dibangun baru. Kenapa harus dipindahkan seenaknya tanpa musyawarah? Ada aturan dan hak yang harus dihormati, bukan bertindak sesuka hati,” jelasnya.

Masalah lain yang disoroti adalah jarak lokasi pabrik dengan pemukiman warga yang dinilai terlalu dekat, bahkan kurang dari 50 meter. Hal ini dikhawatirkan akan menimbulkan dampak buruk ke depannya, mulai dari bau tidak sedap, limbah, hingga gangguan kesehatan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *