PANGKALPINANG, REDAKSIBERITA – Panitia Khusus (Pansus) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangka Belitung (Babel) terkait tata niaga dan tata kelola timah bentuknya hanya mencari rekomendasi untuk ditindak lanjuti Pemerintah.
Hal itu disampaikan Ketua Pansus DPRD Babel, Taufik Rizani di gedung DPRD Provinsi Babel kepada sejumlah media saat diwawancarai seputar kewenangan Pansus Tata Niaga dan Kelola Timah.
“Nah kita harapkan dari Pansus ini tentu tiga hal yang harus kita hasilkan. Pertama dari sisi ekonomi, kedua sosial, dan ketiga adalah lingkungan,” jelas Taufik, Senin (14/4/2025).
“Ini sangat penting, karena secara ekonomi kita ingin bahwa kita bisa memberikan rekomendasi dengan Pemerintah Provinsi bagaimana mengangkat Harkat dan Martabat daripada masyarakat Babel secara keseluruhan,” ujarnya.
“Dengan istilahnya sumber daya alam yang sangat luar biasa. Kita harapkan bahwa seluruh stakeholder ini selalu siap untuk bekerja sama. Dalam rangka bagaimana kita meningkatkan ekonominya,” sambung Taufik.
Lebih lanjut Taufik menjelaskan dengan Pansus ini pihaknya berharap bahwa sumber daya timah bukan hanya timah saja, tapi bagaimana 11 jenis mineral ikutan yang ada di timah itu bisa dikelola, kemudian untuk dijadikan salah satu komoditi.
Dalam tata niaga dan tata kelola timah ini, pihaknya berharap OPD-OPD saling berkoordinasi.






