Terima Aduan Karyawan PT MSU, Ketua DPRD Bangka Belitung: Tidak Ingin Masalah ini Jadi Bom Waktu

Ketua DPRD Bangka Belitung ketika menemui karyawan PT MSU di ruang kerjanya. (Foto: Ist/ RedaksiBerita//)

PANGKALPINANG, REDAKSIBERITA – Sejumlah perwakilan karyawan PT Merdeka Sarana Usaha (MSU) menemui Ketua DPRD Bangka Belitung, pada Kamis (12/3/2026) kemarin, mereka mencurahkan kekecewaan terhadap perusahaan.

Ungkapan kekecewaan itu mereka merasa “dizalimi” oleh kebijakan internal perusahaan, yang dianggap jauh dari rasa kemanusiaan dan aturan hukum yang berlaku, terutama ketimpangan drastis antara data administratif dengan realita yang diterima pekerja.

Bacaan Lainnya

Fakta administrasi terdaftar sebesar Rp4.035.000, realita yang diterima hanya sekitar Rp3,6 juta setelah potongan yang tidak transparan.

Lebih memprihatinkan, beberapa karyawan mengaku hanya menerima Tunjangan Hari Raya sebesar Rp100.000 hingga Rp200.000, angka yang dianggap menghina keringat pekerja.

“Permintaan kami hanya satu Pak Didit, tolong kami. Itu hak kami,” ujar perwakilan karyawan Riki.

Menanggapi aduan ini, Ketua DPRD Babel, Didit Srigusjaya mengatakan tidak tinggal diam mendengar kesaksian tersebut.

Ia mencium adanya praktik like and dislike dalam penerapan aturan perusahaan yang merugikan setidaknya 70 orang karyawan.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *