Pemerintahan

Wacana Muscab Organda Akhir Tahun 2019

REDAKSIBERITA. COM – Masa bakhti Ketua Organda Kabupaten Garut periode 2014 – 2019, sampai saat ini belum habis masih perpanjangan, dan masa jabatan tetap selama 5 tahun, ungkap Yudi Nurcahyadi sekertaris Organda, Kamis (24/01/2019)

Yudi Nurcahyadi Sekretaris DPC Organda Kabupaten Garut

Yudi menjelaskan, sesuai aturan AD/ART kayanya Muscab akan di gelar akhir tahun ini, dengan mekanisme nanti akan diadakan rapat pleno pengurus DPC, kalau sudah ada baru kita sosialisasikan ke anggota, ujarnya.

Diterangkannya, ” anggota itu ada anggota pengurus dan anggota biasa yang terdiri dari ribuan pengusaha “. Hal itu dilihat dari jumlah angkot kalau di kalkulasikan jumlahnya nyampai 4000 lebih, cuman kalau untuk pengurus hanya pengurus DPC, KKSU dan pengurus jalur, jelasnya.

Lanjut Yudi, mekanisme pemilihan Ketua Organda mengacu kepada aturan AD/ART, dilakukan oleh pengurus jalur, dimana jumlah pengurus jalur ada 48 jalur sesuai trayek yang ada, ujarnya.

Diakuinya, sejauh ini mengenai pemilihan belum bisa dipastikan bulan kapan dilaksanakan. Karena muscab itu kondisional, pertama kondisional kesiapan kita secara administratif, kedua kondisional secara materi karena tetap muscab memerlukan materi, imbuhnya.

Dulu pelaksanaan muscab dilaksanakan setelah Pilpres 2014, jadi kayanya untuk muscab sekarang setelah Pilpres di akhir tahun 2019, tandasnya.

Bursa kandidat dibuka secara umum dan transparan, memang menjadi hak setiap warga negara Indonesia, akan tetapi lanjut Yudi, dengan ketentuan AD/ART yang berlaku. Karena AD/ART itu menjadi acuan tertinggi untuk melakukan atau melaksanakan amanat organisasi apapun yang ada di dalam AD/ART kita laksanakan, terangnya.

Disinggung soal nama-nama calon kandidat yang akan manggung,sementara ini belum muncul nama-nama kandidat dalam bursa pemilihan Ketua organda di tahun ini, yang jelas calon kandidat dari internal. Karena aturan AD/ART menyiratkan bahwa calon Ketua itu harus menjadi pengurus minimal 5 tahun, jelas yudi.

Kalau untuk peserta peninjau, peninjau itu kita yang mengundang siapa saja yang di undang itu otomatis menjadi peninjau, tetapi untuk hak suara hak punya pilih otomatis yang mempunyai SK SKKU, ucapnya.

Sementara ini tidak ada kendala berjalan sesuai aturan BOP yang ada, tetapi yang menjadi tantangan hari ini dengan keberadaan angkutan online yang sudah di sahkan oleh presiden.

Hari ini baik grebcar ataupun Greb Go-jek atau Go-car sudah ada payung hukumnya melalui Perpres terbaru, nah ini kita belum di ajak bicara mengenai tekhnis dilapangan, karena seperti yang kita ketahui untuk angkutan umum itu harus mengacu kepada undang-undang nomor 22 tahun 2009, jadi turunan undang-undang nomor 22 tahun 2009 nanti perpres itu. Cuman mungkin ada aturan yang memang khusus untuk online.

Selama ini dibangun komunikasi secara insten dengan pihak Dishub dan Polres apalagi menyangkut aktivasi kereta api akan menjadi tantangan bagi kita terutama untuk angkot perkotaan Garut – Cibatu dan Garut – Cikajang, sehingga dalam waktu dekat kami akan menyikapi aktivasi kereta api ini, termasuk di sahkannya tol cigata ini juga perlu kita bahas secara konprenshif untuk memikirkan bagaimana dunia usaha angkutan di kabupaten Garut kedepan, pungkasnya.** wahyudin

Editor : Ahmad77

Related Articles

Close