PANGKALPINANG, REDAKSIBERITA – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pangkalpinang menjalin sinergi dengan PT Nusantara Power Services Pembangkit Listrik Tenaga Uap Bangka Air Anyir 2×30 MW (PLTU Air Anyir) dalam pemanfaatan Fly Ash Bottom Ash (FABA), guna mendukung ketahanan pangan dengan memperdayakan Warga Binaan.
FABA merupakan limbah padat hasil pembakaran batubara pada PLTU yang dapat digunakan sebagai bahan baku untuk berbagai sektor, termasuk pertanian dan konstruksi. Dengan pemanfaatan yang tepat, FABA dapat memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Kepala Lapas Kelas IIA Pangkalpinang, Sugeng Indrawan yang didampingi Kepala Seksi Kegiatan Kerja, Mulsa Aprianto menyampaikan kunjungan ini merupakan ajang silaturahmi, sekaligus menjalin sinergi sesuai dengan arahan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, terkait pentingnya kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk PLTU.
“Ke depan, kami berencana menandatangani MoU dengan PLTU Air Anyir terkait pemanfaatan limbah FABA. Selain itu, akan diadakan pelatihan bagi warga binaan sebagai bagian dari program ketahanan pangan,” terang Sugeng, Selasa (25/3/2025).






